<?xml version="1.0" encoding="utf-8" standalone="yes"?><rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Kalimantan on Pariwisata Budaya</title><link>https://pariwisatabudaya.com/tags/kalimantan/</link><description>Recent content in Kalimantan on Pariwisata Budaya</description><generator>Hugo</generator><language>id-ID</language><lastBuildDate>Sun, 15 Feb 2026 09:00:00 +0700</lastBuildDate><atom:link href="https://pariwisatabudaya.com/tags/kalimantan/index.xml" rel="self" type="application/rss+xml"/><item><title>Resonansi Sosio-Kultural Festival Gawai Dayak: Analisis Antropologi Masyarakat Adat Kalimantan</title><link>https://pariwisatabudaya.com/posts/menjelajahi-magisnya-festival-dayak-gawai/</link><pubDate>Sun, 15 Feb 2026 09:00:00 +0700</pubDate><guid>https://pariwisatabudaya.com/posts/menjelajahi-magisnya-festival-dayak-gawai/</guid><description>&lt;p>Festival Gawai Dayak bukan sekadar perayaan tahunan yang dipenuhi dengan warna-warni manik-manik dan dentuman musik tradisional. Secara antropologis, perhelatan ini merupakan manifestasi dari rasa syukur, pernyataan eksistensi, dan mekanisme pertahanan budaya yang kompleks bagi masyarakat adat Dayak di seluruh penjuru Kalimantan, baik di Indonesia maupun di Sarawak, Malaysia. Sebagai ritual pasca-panen, Gawai Dayak merepresentasikan hubungan triadik yang harmonis antara manusia, alam semesta, dan Sang Pencipta (yang dikenal dengan berbagai nama seperti &lt;em>Jubata&lt;/em>, &lt;em>Petara&lt;/em>, atau &lt;em>Ranying Hatalla Langit&lt;/em>).&lt;/p></description></item></channel></rss>